May Day 2026: Buruh Harap Aspirasi Didengar Presiden

Sejumlah buruh yang menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Monas, Jakarta, berharap aspirasi mereka dapat langsung didengar oleh Presiden Prabowo Subianto.

Mereka mengapresiasi fasilitasi pemerintah yang membuat perayaan berlangsung tertib dan meriah, sekaligus menjadi ruang menyampaikan aspirasi pekerja.

Perwakilan buruh, Rizki, menilai May Day sebagai momentum memperkuat solidaritas.

“Serikat buruh di sini dalam rangka Hari Buruh Internasional, kumpul di sini untuk bersama-sama bergembira, ya,” ujarnya.

Ia juga memuji perhatian pemerintah terhadap pekerja.

“Sangat mengapresiasi pemerintah juga selain memfasilitasi kegiatan ini, yang mana juga sudah sangat peduli dan diperhatikan sebagai pekerja Indonesia,” katanya.

Menurutnya, dukungan tersebut membuat buruh dapat berpartisipasi dengan nyaman.

“Pemerintah dalam hal ini memfasilitasi kami bisa berpartisipasi dan happy bersama. Semangat terus, buruh Indonesia!,” ujarnya.

Rizki berharap perayaan serupa terus digelar setiap tahun.

“Semoga kegiatan ini bisa diselenggarakan di setiap Hari Buruh Internasional,” katanya.

Buruh lain, Ruli, berharap kehadiran Presiden menjadi momentum konkret untuk merespons tuntutan pekerja.

“Saya berharap Hari Buruh ini yang dihadiri Pak Presiden Prabowo bisa menyikapi aspirasi dari para buruh,” ujarnya.

Sejumlah isu utama yang disoroti antara lain percepatan RUU Ketenagakerjaan, pengaturan upah dan outsourcing, akses perumahan, serta penyediaan daycare bagi pekerja.

Presiden KSBSI, Ely Rosita Silaban, menekankan pentingnya regulasi ketenagakerjaan yang berpihak pada buruh.

Sementara Presiden KSPI, Said Iqbal, mendorong percepatan pengesahan undang-undang baru sesuai arahan Mahkamah Konstitusi.

Ketua KPBI, Ilhamsyah, menyoroti kebutuhan perumahan terjangkau dan layanan daycare untuk mendukung kesejahteraan pekerja.

Menanggapi hal tersebut, Presiden Prabowo menyatakan komitmennya memperjuangkan hak buruh, termasuk mendorong penyediaan daycare dan pembangunan perumahan dekat kawasan industri.

“Rumah-rumah ini akan sesuai dengan saran saudara akan dibuat di kluster-kluster yang dekat dengan kawasan industri. Dekat dengan tempat bekerja,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *