AHY Kawal Giant Sea Wall dan Kereta Cepat, Ajukan Tambahan Anggaran 2026
Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan komitmen untuk mengawal proyek Giant Sea Wall dari Jakarta hingga Jawa Timur dan pengembangan kereta cepat Jakarta–Surabaya. Keduanya menjadi bagian dari arahan prioritas Presiden Prabowo Subianto.
“Kami kawal agar konsepnya matang dan bisa segera dijalankan,” ujar AHY, Kamis (10/7).
Proyek Giant Sea Wall sempat tersendat di masa lalu, namun kini kembali dihidupkan sebagai bagian dari perlindungan pesisir utara Jawa. Sementara itu, perluasan jaringan kereta cepat diharapkan membuka simpul ekonomi baru di daerah.
Untuk mendukung program kerja dan fungsi koordinatif Kemenko IPK, AHY mengajukan tambahan anggaran Rp200 miliar kepada DPR RI untuk tahun 2026. Dengan itu, total anggaran yang diajukan menjadi Rp315,9 miliar, dari pagu awal sebesar Rp115 miliar.
AHY juga melaporkan bahwa 50 persen dari anggaran 2025 sebesar Rp210 miliar telah terealisasi per Juli ini.
Empat fokus kerja Kemenko IPK ke depan: pemerataan wilayah, penguatan konektivitas, infrastruktur dasar, dan pengembangan permukiman—menjadi kerangka besar yang ingin dikawal AHY sebagai bagian dari pembangunan era baru.

