Bahlil Sebut Eni Italia Siap Investasi Rp150 Triliun di Kaltim, Produksi Gas Dimulai 2027
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengumumkan bahwa perusahaan energi asal Italia, Eni, siap berinvestasi sebesar 10 miliar dolar AS (sekitar Rp150 triliun) di Kalimantan Timur. Produksi gas dijadwalkan dimulai pada 2027.
Investasi ini akan difokuskan pada pengembangan lapangan gas alam di lepas pantai Kaltim, yaitu Blok Jangkrik dan Blok Merakes di Selat Makassar. Eni, yang berbasis di Roma dan telah beroperasi di lebih dari 70 negara, bergerak di bidang eksplorasi dan produksi hidrokarbon.
Menurut Bahlil, proyek ini akan meningkatkan suplai gas untuk pasar domestik dan ekspor, serta berdampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan penyerapan tenaga kerja.
Ia juga menyebut bahwa di tengah ketegangan geopolitik global, kesediaan Eni berinvestasi menunjukkan kepercayaan dunia terhadap Indonesia. Diplomasi Presiden Prabowo juga dinilai berhasil, terutama dalam menurunkan tarif ekspor Indonesia ke AS dari 32% menjadi 19%.
Bahlil menambahkan, pemerintah akan mengupayakan agar Eni memberikan participating interest (PI) kepada Provinsi Kaltim agar dana bagi hasil daerah ikut meningkat.

