DPR Apresiasi Lonjakan Wisatawan Asing, Sektor Pariwisata Catat Tren Positif
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Chusnunia Chalim mengapresiasi peningkatan signifikan jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Indonesia sepanjang Januari–Agustus 2025.
“Data-data ini menunjukkan tren positif dalam industri pariwisata Indonesia dibanding tahun lalu. Bahkan, secara kumulatif, kunjungan hingga Agustus 2025 merupakan yang tertinggi sejak 2020,” kata Chusnunia dalam keterangannya di Jakarta, Senin (6/10).
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, jumlah wisman pada Agustus 2025 mencapai 1,51 juta kunjungan, mayoritas berasal dari Malaysia. Kementerian Pariwisata juga melaporkan jumlah kedatangan wisatawan asing jauh melampaui perjalanan wisatawan Indonesia ke luar negeri.
Sepanjang Januari–Agustus 2025, perjalanan wisatawan nusantara tercatat 807,55 juta, naik 19,71 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
“Peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara tentunya berdampak pada akomodasi, belanja wisatawan, lapangan kerja, dan peluang investasi di sektor pariwisata dan UMKM,” ujarnya.
Chusnunia menilai kebijakan pemerintah melalui aplikasi All Indonesia, yang mulai diberlakukan 1 Oktober 2025 sebagai sistem deklarasi kedatangan internasional terpadu, akan meningkatkan minat wisatawan asing berkunjung.
“Kebijakan ini bukti nyata Indonesia memasuki era digitalisasi, sesuai semangat UU Kepariwisataan yang baru disahkan,” ujarnya.
Ia juga menyoroti data Trip.Best Global Rankings 2025, yang menempatkan Bali di posisi ke-10 dan Jakarta di peringkat ke-41 dari 100 destinasi terbaik dunia.
“Ke depan kami optimistis, lewat strategi promosi dan pengembangan kawasan wisata baru, kunjungan wisatawan asing akan terus bertumbuh dan berdampak pada perekonomian nasional,” tutup Chusnunia.

