Gerindra Dorong Kepala Daerah Dipilih DPRD, Alasan Efisiensi dan Ongkos Politik

Ketua DPP Partai Gerindra Prasetyo Hadi menilai dukungan partainya terhadap usulan pemilihan kepala daerah melalui DPRD merupakan langkah berani untuk memperbaiki sistem pilkada. Ia menyebut mekanisme yang berjalan saat ini memiliki banyak sisi negatif, terutama mahalnya ongkos politik. “Kami sebagai pengurus partai… berpendapat memang kita harus berani. Harus berani untuk melakukan perubahan dari sistem, manakala kita mendapati bahwa sistem yang kita jalankan sekarang itu banyak juga sisi negatifnya,” kata Pras di Jakarta.

Menurut Pras, tingginya ongkos politik menjadi kendala besar bagi calon kepala daerah, mulai dari bupati, wali kota, hingga gubernur, untuk ikut bertarung dalam kontestasi demokrasi. Selain itu, beban anggaran negara untuk menyelenggarakan pilkada di tingkat daerah juga dinilai sangat besar.

Ia menambahkan, Presiden Prabowo Subianto selaku Ketua Umum Partai Gerindra sudah lama membahas opsi pemilihan kepala daerah melalui DPRD. “Kalau kajian di kami internal partai Gerindra, kami memang terus terang salah satu yang mengusulkan atau berpendapat bahwa kita berkehendak untuk mengembalikan sistem pemilihan kepala daerah itu melalui mekanisme di DPRD,” ujar Pras.

Sikap itu ditegaskan Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra Sugiono yang menyebut mekanisme DPRD lebih efisien, baik dari sisi waktu, proses penjaringan kandidat, hingga anggaran. Ia mencontohkan lonjakan biaya pilkada dari APBD yang terus meningkat signifikan. “Pada 2015 lalu… hampir Rp7 triliun… hingga pada 2024… lebih dari Rp37 triliun,” kata Sugiono.

Menurut Sugiono, dana sebesar itu seharusnya bisa dialihkan untuk kebutuhan yang lebih produktif bagi rakyat. “Itu merupakan jumlah yang bisa digunakan untuk hal-hal lain yang sifatnya lebih produktif, upaya-upaya peningkatan kesejahteraan dan ekonomi rakyat. Saya kira ini adalah sesuatu yang perlu kita pertimbangkan,” ujarnya, seraya menekankan bahwa mahalnya ongkos politik juga kerap menghambat figur-figur kompeten maju sebagai kepala daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *