Gibran Tinjau Jembatan Aih Boboh, Wanti-wanti Warga Waspada Banjir
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau Jembatan Aih Boboh di Kabupaten Gayo Lues, Aceh, Rabu, yang dibangun kembali secara darurat menggunakan susunan kayu. Jembatan tersebut menjadi akses sementara setelah ambles akibat banjir bandang pada akhir November lalu.
Dalam kunjungan kerjanya ke dua kabupaten terdampak bencana di Aceh, Gibran menerima laporan bahwa Jembatan Aih Boboh sudah kembali terhubung meski masih terbatas. Saat ini, jembatan hanya dapat dilalui pejalan kaki dan sepeda motor dengan jumlah terbatas.
Pantauan di lokasi menunjukkan, selain jembatan kayu utama, warga dan rombongan Wapres juga harus menyeberangi titian papan kayu yang lebih sempit dengan lebar sekitar satu meter. Titian tersebut menjadi solusi sementara karena struktur beton jembatan rusak berat akibat banjir.
Jembatan Aih Boboh menghubungkan sisi lain Desa Kampung Gumpang Lempuh. Di lokasi, Gibran menyapa warga dan menanyakan kondisi rumah serta lahan pertanian mereka.
“Bapak rumahnya dimana? Oh aman? Kalau sawah bagaimana?” tanya Gibran.
“Hanyut Pak sudah tak bersisa karena banjir,” jawab seorang warga.
“Sawah nanti kita perbaiki. Akan kita bangun kembali,” ujar Gibran.
Gibran juga mengingatkan warga agar menjaga anak-anak dan tidak mendekati jembatan karena arus sungai masih deras dan curah hujan tinggi. “Ini masih bahaya sungainya. Tetap hati-hati ya, ada anak-anak ini, masih musim hujan, sekarang sudah mendung,” katanya. Data Dinas Pekerjaan Umum Gayo Lues mencatat 95 jembatan terdampak banjir bandang dan lebih dari 5.800 rumah rusak berat.

