H2 Lebaran, Keraton Surakarta Gelar Tradisi Sakral
Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat kembali menggelar tradisi Hajad Dalem Garebeg Pasa pada Selasa (1/4), sesuai dengan perintah dari Raja Keraton Surakarta, SSISKS Pakoe Boewono XIII, bersama Prameswari Dalem, GKR Pakoe Boewono.
Upacara adat tahunan yang dilaksanakan setiap hari kedua Idul Fitri ini dimulai dengan prosesi yang khidmat, di mana sepasang gunungan diarak dari dalam Kraton menuju Masjid Ageng Keraton Surakarta.
Ratusan Abdi Dalem dan Sentono Dalem mengikuti jalannya prosesi dengan tertib dan penuh khusyuk, mencerminkan kekuatan tradisi yang terus dilestarikan dari generasi ke generasi.
Pengageng Parentah Keraton Solo, KGPH Adipati Dipokusumo, yang diberi amanah oleh SSISKS Pakoe Boewono XIII, menyampaikan perintah untuk memberangkatkan kirab kepada Pengageng Sasana Wilapa, KPA. H. Dani Nuradinigrat, yang kemudian memimpin jalannya kirab hingga tiba di Masjid Ageng.
Tradisi Garebeg Pasa ini menjadi salah satu agenda penting Keraton Surakarta yang selalu dinanti-nanti masyarakat. Selain sebagai upaya pelestarian budaya, upacara ini juga menjadi simbol hubungan spiritual yang erat antara Kraton dan rakyatnya.
Ritual sakral ini turut menarik perhatian banyak pengunjung dari berbagai daerah yang ingin menyaksikan langsung kemegahan dan kekhidmatan tradisi Garebeg Pasa.
Dengan terus menjaga adat istiadat yang diwariskan oleh leluhur, Keraton Surakarta menunjukkan komitmennya dalam melestarikan kekayaan budaya Jawa.
Penulis : Safitri Lembayung

