KAI Daop 4 Semarang Berangkatkan 94.838 Penumpang
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang, Jawa Tengah, telah melayani keberangkatan sebanyak 94.838 penumpang dalam masa arus balik Lebaran 2025, terhitung sejak Rabu hingga Jumat.
Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, saat ditemui di Pekalongan pada Jumat, menyampaikan bahwa puncak jumlah keberangkatan penumpang terjadi pada Kamis, dengan total mencapai 33.167 orang.
“Rata-rata ada 31.613 penumpang setiap hari yang diberangkatkan melalui Stasiun Daop 4 Semarang. Adapun jumlah keberangkatan pada Kamis mencapai 33.167 penumpang,” katanya, Jumat (4/4).
Selama tiga hari tersebut, Stasiun Semarang Tawang mencatat jumlah keberangkatan tertinggi dengan total 23.291 penumpang. Angka itu diikuti oleh Stasiun Semarang Poncol yang memberangkatkan 17.704 penumpang, lalu Stasiun Tegal sebanyak 14.688 orang. Sementara itu, Stasiun Pekalongan mencatat 11.794 penumpang, Stasiun Pemalang 6.361, Stasiun Cepu 6.208, dan Stasiun Ngrombo 4.467 penumpang.
Franoto menambahkan, untuk hari Jumat, jumlah penumpang yang berangkat diperkirakan masih cukup tinggi, seiring berakhirnya masa libur Lebaran dan banyaknya masyarakat yang mulai kembali ke rutinitas.
“Sesuai data Jumat pagi jumlah keberangkatan penumpang sebanyak 29.901 penumpang dan diprediksi akan meningkat menjadi lebih dari 31 ribu penumpang yang akan diberangkatkan dari stasiun wilayah Daop 4 Semarang,” katanya.
Franoto menyebutkan, untuk kedatangan penumpang selama tiga hari masa arus balik Lebaran 2025, tercatat sebanyak 89.476 orang tiba di berbagai stasiun di wilayah Daop 4 Semarang. Jika dirata-rata, jumlah tersebut setara dengan sekitar 29.825 penumpang per harinya.
“Dengan jumlah kedatangan tertinggi terjadi pada Rabu sebanyak 32.271 penumpang,” katanya.
Menurut dia, berdasarkan tren perjalanan, puncak arus balik diperkirakan akan terjadi pada Minggu dengan jumlah keberangkatan diperkirakan mencapai 34 ribu penumpang.
“Oleh karena itu, kami mengimbau masyarakat yang belum memiliki tiket segera melakukan pemesanan agar dapat memperoleh jadwal perjalanan yang sesuai kebutuhan. Meski puncak arus balik diprediksi terjadi pada tanggal itu, data menunjukkan banyak pelanggan memilih kembali lebih awal guna menghindari lonjakan penumpang,” katanya.

