Kapolri Minta Keluhan Masyarakat Jadi Sistem Peringatan Dini Polri
MEDIATAMA – Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo meminta setiap keluhan dan saran masyarakat ditindaklanjuti secara cepat serta dianalisis sebagai sistem peringatan dini untuk memperkuat pembenahan Polri.
“Setiap saran dan keluhan masyarakat perlu ditindaklanjuti secara cepat dan tepat. Tidak hanya untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi, tetapi juga dianalisis sebagai sistem peringatan dini atau early warning system,” kata Listyo Sigit dalam acara Kompolnas Awards 2026 di Jakarta, Kamis.
Menurutnya, perkembangan media sosial dan era citizen journalism membuat informasi serta aspirasi masyarakat menyebar semakin cepat. Kondisi tersebut perlu dijawab dengan peningkatan profesionalisme, integritas, serta kualitas pelayanan Polri.
Kapolri mengatakan analisis terhadap pengaduan dapat membantu mengidentifikasi pola dan persoalan yang berulang untuk menjadi bahan evaluasi dan pembenahan organisasi.
Dalam hal tersebut, Kompolnas dinilai memiliki posisi strategis sebagai penghubung antara Polri dan masyarakat.
“Kompolnas bertugas mengawasi, memberikan masukan dan saran strategis, serta menerima aduan dari masyarakat untuk diteruskan kepada Polri guna dilakukan perbaikan,” ujarnya.
Listyo meminta hasil pengawasan dan rekomendasi Kompolnas disinergikan dengan Irwasum, Divpropam, dan fungsi terkait di Polri. Setiap tindak lanjut juga harus dapat dipantau secara konkret dan terukur.
“Keberhasilan Polri tidak hanya diukur dari berbagai capaian maupun penghargaan yang diperoleh, tetapi dari sejauh mana kehadiran Polri mampu memberikan rasa aman, kepastian, dan pelayanan yang semakin baik, serta menjaga kepercayaan masyarakat,” ucapnya.
Kompolnas Awards 2026 diberikan kepada satuan kerja Mabes Polri, satuan kewilayahan, dan personel yang dinilai menunjukkan kinerja, inovasi, integritas, kepemimpinan, serta kontribusi dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

