Kemendag Siap Fasilitasi Kopdes Merah Putih Tembus Pasar Ekspor

Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan Kementerian Perdagangan siap memfasilitasi Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih agar mampu menembus pasar ekspor.

Ia menyebut pemerintah telah melepas ekspor perdana produk kakao olahan dari Kopdes Merah Putih di Jembrana, Bali, sebagai langkah awal koperasi desa masuk pasar global. Ke depan, Kemendag akan memberikan pelatihan kewirausahaan dan pelatihan standar ekspor bagi pengelola koperasi.

“Kami ingin yang ekspor itu tidak hanya dari kota, tetapi sampai desa bisa ekspor. Sehingga yang bisa ekspor tidak hanya perusahaan besar, tetapi UMKM dan Koperasi Desa Merah Putih juga harus bisa ekspor,” ujarnya.

Kemendag juga akan memanfaatkan perwakilan dagang di luar negeri dan program business matching untuk memperluas jaringan pemasaran ekspor koperasi.

Selain itu, penguatan ekspor dilakukan melalui perluasan perjanjian dagang internasional. “Kita ingin ekspor kita naik. Caranya bagaimana? Salah satunya adalah dengan banyak perjanjian dagang yang bisa membuka akses pasar kita di luar negeri,” kata Budi.

Ia menyebut sejumlah perjanjian yang telah diselesaikan, seperti EU-CEPA, Indonesia–Kanada CEPA, Peru-Asia FTA, Indonesia–Peru CEPA, dan Indonesia–Tunisia FTA, ditargetkan segera diimplementasikan tahun ini.

Tahun lalu, pemerintah memfasilitasi sekitar 1.200 UMKM dengan nilai transaksi 134,8 juta dolar AS (lebih dari Rp2 triliun), di mana 70 persen di antaranya merupakan eksportir baru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *