Kemenkeu Lanjutkan Efisiensi Anggaran hingga 2026

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan efisiensi anggaran pada tahun 2026.

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyebutkan efisiensi ini sudah berjalan sejak masa pandemi COVID-19. Sepanjang 2020–2024, Kemenkeu mencatat penghematan sebesar Rp2,82 triliun.

“Efisiensi kami lakukan lewat digitalisasi seperti e-perjadin, konsolidasi kegiatan kehumasan, dan standarisasi harga. Bahkan, anggaran kudapan rapat pun ditekan,” ujar Suahasil dalam rapat dengan Komisi XI DPR RI, Senin (14/7) di Jakarta.

Ia menambahkan, efisiensi bukan sekadar hemat, tetapi juga menciptakan birokrasi yang lebih efektif.

Kebijakan ini diperkuat dengan Instruksi Presiden (Inpres) No. 1 Tahun 2025 yang mengatur efisiensi belanja pegawai, operasional kantor, dan penggunaan fasilitas bersama.

“Untuk 2025, efisiensi belanja Kemenkeu ditargetkan sebesar Rp8,9 triliun,” jelas Suahasil.

Menteri Keuangan Sri Mulyani menambahkan, anggaran Kemenkeu tahun depan sebesar Rp42,8 triliun dipotong Rp8,9 triliun sebagai bagian dari efisiensi nasional sesuai Inpres tersebut.

Untuk 2026, Kemenkeu akan memperluas efisiensi dengan standarisasi harga satuan, pengendalian belanja birokrasi, dan penerapan smart office.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *