Kementerian ESDM Sebut RUPTL Sudah Rampung

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyampaikan bahwa Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034 telah rampung dan ditargetkan terbit pada April 2025.

“Segera terbit. Yang jelas, RUPTL sudah final,” ujar Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Jisman P. Hutajulu, Rabu (23/4).

Jisman menegaskan bahwa RUPTL tersebut telah sesuai dengan Rencana Umum Ketenagalistrikan Nasional (RUKN) yang telah disahkan.

Senada dengan itu, anggota Komisi VII DPR RI, Ramson Siagian, mengatakan bahwa pengesahan RUPTL tinggal menunggu kepulangan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dari luar negeri. “Bulan ini disahkan,” ujarnya.

Pernyataan itu disampaikan usai rapat tertutup Komisi VII bersama Kementerian ESDM dan PLN untuk membahas RUPTL. Komisi VII DPR membidangi urusan energi, sumber daya mineral, lingkungan hidup, dan investasi.

Dalam rapat tersebut, Ramson menyebut bahwa mayoritas pembangkit listrik baru hingga 2034 akan berbasis energi baru dan terbarukan. Namun, ada kendala dalam pengembangan pembangkit berbasis gas karena keterbatasan pasokan.

“Gas sulit, kemungkinan akan diganti ke PLTN,” ungkap Ramson. Ia menambahkan bahwa hingga 2034, target pembangunan PLTN hanya sekitar 500 megawatt.

Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menargetkan penyusunan RUPTL 2025–2034 selesai pada April 2025. Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara pengurangan emisi karbon dan kemampuan nasional.

Pemerintah juga berupaya mengoptimalkan potensi sumber daya alam, termasuk energi baru dan terbarukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *