Lemhannas Harap Gencatan Senjata AS-Iran Berlanjut
Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional Ace Hasan Syadzily berharap gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran tidak hanya berlangsung dua minggu, tetapi dapat diperpanjang.
“Tentu harapan kita semua saya kira, dan harapan semua pemimpin negara di dunia menginginkan supaya gencatan senjata ini bukan hanya jeda selama dua minggu, tetapi bisa terus berlanjut,” ujarnya.
Ia menilai konflik di Timur Tengah berdampak luas terhadap ekonomi global, termasuk Indonesia, salah satunya melalui kenaikan harga energi akibat terganggunya jalur distribusi seperti Selat Hormuz.
“Kita ingin bahwa kondisi stabilitas geopolitik global ini bisa terjaga dengan baik yang pasti akan mempengaruhi terhadap geoekonomi kita,” kata Ace.
Menurutnya, stabilitas geopolitik penting untuk menjaga ketahanan ekonomi dan energi nasional, sehingga pemerintah diharapkan mendukung upaya perdamaian guna meredam eskalasi konflik.

