Menaker P2MI: 5.722 Lowongan Teknik di Luar Negeri, Baru 34,5 Persen Terserap
Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding mengungkapkan terdapat 5.722 lowongan kerja sektor teknik di luar negeri, namun baru 34,5 persen atau 1.974 yang terisi.
“Kami mendorong lulusan yang belum terserap di dalam negeri untuk memanfaatkan peluang kerja luar negeri yang cukup besar,” ujarnya di Bandarlampung, Rabu (30/7).
Berdasarkan data realisasi SIP2MI per 27 Juli 2025, tersedia 390.268 lowongan di 34 negara dengan 420 jenis jabatan dalam 17 sektor. Hingga kini, baru 61.765 (15,83 persen) lowongan yang terisi, masih menyisakan 328.503 peluang kerja.
Penempatan PMI sepanjang Januari–Juli 2025 mencapai 150.521 orang, tersebar di Asia dan Afrika (132.895), Eropa dan Timur Tengah (16.788), serta Amerika dan Pasifik (838).
“Lowongan teknik seperti teknisi, mekanik, electrician, dan engineering masih terbuka lebar,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa informasi peluang kerja luar negeri hanya diberikan melalui sumber resmi, dan pemberangkatan harus sesuai prosedur.
“Masih ada lebih dari satu juta lulusan perguruan tinggi yang belum bekerja karena sistem pendidikan belum sepenuhnya link and match. Maka dari itu, kami sampaikan peluang kerja ini bagi yang siap secara keterampilan, bahasa, dan mental,” tambahnya.

