Mendagri Alihkan TKD Rp1.369 Triliun untuk Program Prioritas Rakyat

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan dana hasil efisiensi transfer ke daerah (TKD) akan dialihkan untuk program yang langsung dirasakan masyarakat serta mendorong efisiensi pembangunan.

“Programnya juga nanti berdampak kepada daerah, nilainya Rp1.369 triliun, yang dari berbagai macam program, baik jaring pengaman sosial, pendidikan, jalan, Makan Bergizi Gratis, sekolah, kesehatan. Apalagi nelayan, petani, semua ada satu paket besar, Rp1.369 triliun, yang akan dieksekusi oleh pemerintah pusat yang berdampak ke daerah,” ujar Tito di Jakarta, Selasa (16/9).

Tito menegaskan kebijakan ini diambil setelah evaluasi menunjukkan masih ada daerah yang belum optimal mengelola anggaran. Meski begitu, ada juga daerah yang sukses menerapkan efisiensi, seperti Kabupaten Lahat di bawah Bupati Bursah Zarnubi. Pemkab Lahat memangkas anggaran perjalanan dinas dan rapat, lalu mengalihkannya untuk membangun bendungan irigasi seluas delapan ribu hektare sawah yang langsung bermanfaat bagi petani.

Guru Besar Ilmu Politik Universitas Pendidikan Indonesia Cecep Darmawan menilai pemerintah daerah juga perlu mencari sumber pertumbuhan ekonomi lain selain dana pusat.

“Untuk menarik investor, pemda harus menciptakan iklim yang kondusif dengan tiga syarat utama, yakni birokrasi yang bersih, kemudahan bagi sektor swasta, dan masyarakat sipil dengan daya beli tinggi,” kata Cecep.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *