Mendagri Instruksikan Pemda Percepat Program Makan Bergizi Gratis

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menginstruksikan pemerintah daerah segera mempercepat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), program strategis nasional di bawah koordinasi Badan Gizi Nasional (BGN).

Dalam rapat koordinasi virtual, Tito meminta seluruh kepala daerah segera membentuk satuan tugas (satgas) MBG dan menunjuk ketua yang diberi kewenangan penuh. Ia mencontohkan Kabupaten Bogor dan Garut yang sudah membentuk Satgas MBG dipimpin oleh Sekda.

“Silakan siapa pun ditunjuk, asal diberi kewenangan. Bisa Sekda, Kepala Bappeda, atau Kadis Pendidikan,” ujarnya, Jumat (18/7).

Mendagri juga meminta penentuan lokasi dapur MBG disesuaikan dengan kondisi wilayah, termasuk sebaran peserta didik dan akses geografis. Ia mencontohkan Kabupaten Raja Ampat yang menambah titik distribusi dari tiga menjadi tujuh karena letak sekolah tersebar di berbagai pulau.

“Setiap daerah punya karakteristik sendiri, pendekatannya tidak bisa disamakan,” kata Tito.

Tito menegaskan pentingnya koordinasi teknis antara BGN dan Pemda. Untuk itu, BGN sudah menyiapkan daftar kontak dari seluruh provinsi, kabupaten, dan kota agar koordinasi berjalan cepat dan efektif.

Selain memperbaiki gizi anak-anak, program MBG dinilai berpotensi menciptakan lapangan kerja dan menggerakkan ekonomi lokal melalui dapur MBG yang menyerap tenaga masak, logistik, hingga rantai pasok bahan pangan lokal.

“Program ini jelas anggarannya, pembelinya ada, dan bisa mendorong ekonomi daerah,” ujar Tito.

Rapat lanjutan dijadwalkan dua pekan ke depan setelah data tim Satgas MBG dari seluruh daerah terkumpul. Zoom meeting bersama kepala daerah dan Satgas akan kembali digelar untuk finalisasi langkah teknis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *