Muktamar ke-35 NU Jadi Momentum Kembali ke Nilai Pendiri

MEDIATAMA – Ketua Panitia Pelaksana Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) Saifullah Yusuf mengatakan Muktamar NU ke-35 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, menjadi momentum untuk kembali kepada nilai-nilai yang diwariskan para pendiri NU.

“Muktamar ini adalah Muktamar NU pertama di abad kedua. Dan rasanya seperti ada yang menuntun kita untuk kembali ke pangkuan para muassis atau pendiri Nahdlatul Ulama,” ujar Gus Ipul saat pembukaan muktamar yang dihadiri Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Kamis.

Menurut Gus Ipul, pemilihan Tambakberas memiliki makna karena pesantren tersebut didirikan salah satu pendiri NU, KH Abdul Wahab Hasbullah.

Panitia menyiapkan berbagai kebutuhan muktamar, termasuk sistem berbasis cip dan kecerdasan buatan untuk registrasi, identifikasi peserta, pemantauan kehadiran, serta pengaturan akses ruang sidang. Sebanyak lebih dari 150 CCTV juga dipasang, dengan sistem yang dikerjakan para santri.

Muktamar diikuti 38 PWNU, lebih dari 550 PCNU, dan 33 PCINU. Para peserta akan mengikuti lima sidang pleno dan enam sidang komisi. Lebih dari 50.000 rombongan Nahdliyin diperkirakan hadir dalam rangkaian kegiatan.

Gus Ipul mengatakan dukungan masyarakat juga terlihat melalui bantuan beras, sayuran, kambing hingga sapi untuk kebutuhan muktamar.

“Di situlah kekuatan Nahdlatul Ulama terasa. Bukan semata-mata kekuatan struktur, bukan hanya kekuatan jumlah, tetapi kekuatan cinta, khidmat, gotong royong dan keikhlasan,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *