Pemerintah Serahkan Kunci Rumah Subsidi Untuk Guru di Delapan Provinsi
Kemendikdasmen dan Kementerian PKP menandatangani MoU dan menyerahkan kunci rumah bagi guru sebagai bentuk penghargaan terhadap mereka. Acara ini digelar serentak di Aceh, Medan, Bogor, Bangkalan, Pontianak, Makassar, Kupang, dan Jayapura.
“Awalnya kita hanya MOU saja, tapi tiba-tiba beberapa hari yang lalu Menteri PKP menyampaikan ke saya, kita langsung serah terima kunci. Ini saya kira sebuah langkah maju yang luar biasa. Karena itu terima kasih, apresiasi kepada Pak Menteri PKP,” kata Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti, Rabu (26/3).
Sesuai dengan AstaCita ke-4, Presiden Prabowo Subianto berkomitmen membangun SDM Indonesia.
Mendikdasmen menegaskan bahwa guru adalah kunci. Mereka adalah pahlawan pencerdas bangsa yang harus diperhatikan kesejahteraannya.
“Mudah-mudahan (program ini) bermanfaat dan mudah-mudahan para guru dengan berbagai peningkatan kesejahteraan dan layanan pendidikan dapat bekerja lebih baik lagi, fokus pada pembelajaran, fokus pada tugas bapak-bapak, ibu, sekalian sebagai pendidik,” ujar Mendikdasmen Abdul Mu’ti.
Menteri PKP Maruarar Sirait menyebut ada 20 ribu rumah siap huni untuk guru, namun hari ini kunci diserahkan secara simbolis untuk 250 unit.
Program rumah subsidi ini bertujuan membantu Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) memiliki tempat tinggal.
Dengan menyediakan 20 ribu rumah bagi guru, pemerintah ingin memastikan mereka tinggal dekat dengan tempat mengajar, sehingga bisa lebih fokus mendidik murid-muridnya.
“Tantangan kami (untuk mewujudkan program ini) tidak mudah, tetapi kami punya Presiden yang optimis, yakin, dan percaya diri, untuk membangun Indonesia berdiri di atas kakinya sendiri. Sebagaimana arahan Presiden, saya akan mengutamakan kebijakan juga kepada wong cilik,” ujar Maruarar Sirait.

