Polri Siap Operasikan 166 SPPG untuk Perkuat Program MBG

Kepolisian Negara Republik Indonesia menyatakan kesiapan operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang akan diresmikan Presiden Prabowo Subianto secara serentak dari Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Sabtu.

Kasatgas MBG Polri Nurworo Danang mengatakan seluruh jajaran telah melakukan persiapan agar layanan SPPG berjalan optimal dan memberi manfaat langsung kepada masyarakat.

“Polri siap mendukung penuh agenda Presiden RI dalam peresmian operasional 166 SPPG. Program Makan Bergizi Gratis merupakan implementasi nyata aktualisasi Asta Cita Presiden RI karena pemenuhan gizi dan ketahanan pangan adalah fondasi utama dalam membangun generasi Indonesia yang sehat, kuat, dan berdaya saing,” ujar Nurworo di Jakarta.

Menurut dia, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya berfokus pada distribusi makanan bergizi, tetapi juga memperkuat ekosistem pangan berkelanjutan dengan melibatkan petani, peternak, UMKM, dan koperasi lokal.

“Program ini bukan sekadar menghadirkan makanan bergizi kepada masyarakat, tetapi juga menggerakkan ekonomi rakyat melalui rantai pasok pangan yang inklusif. Oleh karena itu, keberlanjutan program menjadi prioritas utama yang terus diperkuat Polri,” katanya.

Hingga 13 Mei 2026, Satgas MBG Polri telah mengembangkan 1.376 SPPG di berbagai wilayah Indonesia. Sebanyak 736 SPPG telah beroperasi dan melayani sekitar 1,84 juta penerima manfaat serta menyerap hampir 36.800 tenaga kerja.

Selain itu, terdapat 172 SPPG dalam tahap persiapan operasional dan 468 SPPG masih dalam proses pembangunan, terdiri atas 435 unit di wilayah aglomerasi dan 33 unit di daerah terpencil.

Sebanyak 166 SPPG yang diresmikan tersebar di 24 polda dan akan terhubung secara daring dengan dukungan Forkopimda, Bhayangkari, relawan, tenaga ahli gizi, dan tim operasional lapangan.

Nurworo menegaskan seluruh operasional SPPG menerapkan standar keamanan pangan yang ketat, mulai dari produksi hingga distribusi, termasuk sertifikasi higiene sanitasi, keamanan pangan, dan halal.

Polri juga mengembangkan inovasi melalui pemanfaatan compressed natural gas (CNG) yang dinilai lebih efisien dan ramah lingkungan untuk mendukung layanan pangan skala besar.

Selain itu, penguatan program MBG dilakukan melalui pembangunan ekosistem ketahanan pangan berbasis gudang sentral, green house, pekarangan pangan bergizi, dan kolam bioflok.

“Hingga saat ini telah dibangun 18 gudang ketahanan pangan di 12 polda, dan pada 2026 akan ditambah 10 gudang baru guna memperkuat ketersediaan serta stabilitas pasokan pangan nasional,” ujarnya.

Selain meresmikan SPPG, Presiden juga dijadwalkan menghadiri Panen Raya Jagung Kuartal II di Tuban dan peletakan batu pertama pembangunan gudang ketahanan pangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *