Presiden Prabowo Gelar Dialog Tertutup dengan 1.200 Akademisi Sosial Humaniora
Presiden Prabowo Subianto menggelar dialog dengan sekitar 1.200 guru besar, dekan, dan rektor bidang sosial humaniora dari perguruan tinggi negeri dan swasta se-Indonesia di halaman tengah Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Kamis pagi. Pertemuan ini merupakan kelanjutan dari dialog serupa yang sebelumnya diikuti mayoritas akademisi bidang STEM pada 13 Maret 2025.
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof Stella Christie menegaskan pertemuan kali ini secara khusus ditujukan bagi bidang sosial humaniora. “Hari ini dikhususkan bagi bidang sosial humaniora. Jadi, kalau sebelumnya itu agak umum, dan juga ada kekhususan mungkin mengenai STEM, pada hari ini dikhususkan kepada bidang sosial humaniora,” ujar Stella.
Ia menepis anggapan bahwa bidang sosial humaniora kurang mendapat perhatian pemerintah. “Jadi, kepada para saudara-saudara akademisi yang merasa mungkin agak khawatir bahwa sosial humaniora tidak diperhatikan, tidak benar. Justru, khusus hari ini, Bapak Presiden mengumpulkan (guru besar bidang, red.) sosial humaniora,” katanya.
Stella menjelaskan pertemuan yang digelar tertutup itu dijadwalkan dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dan diisi dengan taklimat Presiden Prabowo serta sesi dialog. “Kami tentu saja sangat gembira sekali bahwa Bapak Presiden sangat ingin berdialog langsung dengan kami, para akademisi,” ucapnya.
Sejak pukul 07.30 WIB, ribuan undangan dari berbagai kampus telah tiba di Istana Kepresidenan RI. Sejumlah pejabat negara turut hadir, antara lain Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

