Program Makan Bergizi Gratis Jangkau 15 Juta Warga

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menyebut Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menjangkau 15 juta penerima manfaat menjelang HUT ke-80 RI.

Program ini berjalan di 5.235 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di 38 provinsi, 502 kabupaten, dan 4.770 kecamatan.

“Kami sedang mengejar target melayani minimal 20 juta pada 15 Agustus. Program ini merespons tingginya angka kelahiran dari keluarga berpendidikan rendah dan ekonomi lemah,” kata Dadan, Kamis (14/8).

Selain anak sekolah dari PAUD hingga SMA, MBG juga menyasar ibu hamil, menyusui, dan balita. Menurut Dadan, laju pertumbuhan penduduk Indonesia masih tinggi, enam orang per menit atau 3 juta per tahun.

“Sekarang MBG juga digabungkan dengan Sekolah Rakyat, anak-anak dari keluarga tidak mampu diberi makan pagi, siang, malam. Insyaallah 20 tahun ke depan kita lebih baik,” ujarnya.

Program ini juga menggerakkan ekonomi lokal. Satu SPPG rata-rata membutuhkan 200 kg beras, 3.000 butir telur, 350 ekor ayam, 300 kg sayur, 350 kg buah, dan 450 liter susu per hari, seluruhnya dari UMKM setempat.

BGN mencatat investasi masyarakat untuk pembangunan SPPG mencapai Rp10 triliun, di luar 17 ribu unit yang masih diverifikasi. Jika target 30 ribu SPPG tercapai, perputaran dana diperkirakan Rp40 triliun.

“Restoran, kafe, hotel pun berubah jadi SPPG. Itu tanda ekonomi bergerak,” pungkas Dadan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *