Sri Mulyani Bahas Hubungan Dagang dan Proses Aksesi OECD dengan Menkeu Jerman
Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati membahas hubungan dagang dan proses aksesi Indonesia ke Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) dalam pertemuan bilateral dengan Menteri Keuangan Jerman, Dr. Jörg Kukies.
“Kami saling berbagi pengalaman untuk memahami tantangan masing-masing negara dan pendekatan menyeluruh guna menciptakan kepastian,” ujar Sri Mulyani di Jakarta, Selasa.
Terkait kebijakan tarif perdagangan Amerika Serikat (AS), kedua menteri menyampaikan tantangan dan respons negara masing-masing terhadap kebijakan tersebut.
Topik lain yang dibahas mencakup perkembangan negosiasi dagang Indonesia-Uni Eropa dan aksesi Indonesia ke OECD.
Sri Mulyani menilai dukungan Jerman sangat penting dalam mendorong tercapainya kedua agenda tersebut. Ia optimistis, berbagai alternatif yang diupayakan akan memperkuat hubungan dagang Indonesia-Uni Eropa.
Dukungan Jerman dalam proses aksesi ke OECD diharapkan menjadi katalis terciptanya kerja sama dagang yang saling menguntungkan.
Menkeu RI juga mengapresiasi komitmen Jerman dalam mendukung pembangunan Indonesia, khususnya melalui kerja sama dengan KfW Development Bank. Hubungan bilateral yang sudah erat diharapkan terus diperkuat ke depan.
Sebelumnya, Sri Mulyani menyampaikan bahwa strategi Indonesia menghadapi kebijakan tarif resiprokal AS bertujuan meredam gejolak dan membuka peluang ekonomi baru.
Dalam negosiasi tarif, Indonesia mengedepankan dialog untuk memahami perspektif AS, lalu menawarkan opsi guna mengurangi defisit perdagangan AS terhadap Indonesia.
Pemerintah juga berupaya menurunkan hambatan dagang, baik tarif maupun non-tarif, melalui deregulasi dan reformasi administrasi. Di saat yang sama, Indonesia menjajaki diversifikasi tujuan ekspor.

