TNI AD Sebut Insiden Ajudan Danrem di Jogja Marathon akibat Kesalahpahaman
MEDIATAMA – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) menjelaskan video viral yang memperlihatkan seorang perwira tinggi TNI AD membawa ajudan saat mengikuti Mandiri Jogja Marathon 2026. Menurut TNI AD, insiden penghentian ajudan oleh panitia terjadi akibat kesalahpahaman di lapangan.
“Dapat kami jelaskan bahwa peristiwa tersebut merupakan kesalahpahaman yang terjadi di lapangan antara petugas pengawas lintasan dengan ajudan Danrem 072/Pamungkas saat kegiatan berlangsung,” kata Kepala Dinas Penerangan TNI AD, Donny Pramono, di Jakarta, Senin.
Donny menjelaskan perwira tinggi yang dimaksud adalah Yuniar Dwi Hantono. Yuniar mengikuti ajang tersebut bersama istri, seorang anak, dan ajudannya. Keempatnya tercatat sebagai peserta resmi dan memiliki nomor identitas peserta (BIB).
Namun, nomor peserta milik ajudan diduga terlepas saat berada di lintasan yang padat sehingga menimbulkan kesalahpahaman saat pemeriksaan oleh petugas.
“Dalam pelaksanaannya diduga nomor peserta tersebut terlepas saat berada di lintasan yang cukup padat sehingga menimbulkan kesalahpahaman saat pemeriksaan oleh petugas,” ungkap Donny.
Akibatnya, panitia menghentikan ajudan yang saat itu berlari sambil mendokumentasikan Yuniar. Insiden tersebut sempat terekam dan beredar di media sosial, termasuk memperlihatkan adu argumen antara Yuniar dan petugas.
“Setelah kejadian tersebut, pihak penyelenggara, event organizer, dan Danrem 072/Pamungkas telah melakukan komunikasi serta klarifikasi secara langsung. Seluruh pihak memahami bahwa kejadian tersebut murni merupakan persoalan teknis di lapangan dan telah diselesaikan dengan baik,” ujar Donny.
TNI AD juga mengapresiasi profesionalisme panitia dalam menjaga ketertiban dan menerapkan aturan perlombaan. Donny berharap masyarakat menyikapi peristiwa tersebut secara proporsional.
“Kami berharap masyarakat dapat melihat peristiwa ini secara proporsional dan tidak mengaitkannya dengan hal-hal lain yang tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya,” ucap Donny.

