Wapres Gibran: Peran Pemuda Penting untuk Dukung Program Pemerintah
Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka menegaskan pentingnya masukan dan kontribusi generasi muda untuk memperkuat program-program pemerintah demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pernyataan itu disampaikan saat menerima audiensi Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) di Kantor Wapres, Jakarta, Jumat (9/5).
“Memberi masukan tentang bagaimana anak-anak muda bisa berkontribusi dan mendukung program pemerintah untuk kesejahteraan masyarakat,” ujar Gibran, sebagaimana disampaikan Ketua Umum GMKI Jefri Gultom usai pertemuan.
Gibran mengajak generasi muda, khususnya dari organisasi keagamaan, untuk aktif dalam pembangunan nasional. Ajakan ini sejalan dengan salah satu poin Astacita yang menekankan peran kepemudaan dan penguatan toleransi antarumat beragama sebagai fondasi masyarakat adil dan berkeadaban.
Wapres menekankan, generasi muda memegang posisi strategis dalam pembangunan, terutama di tengah momentum bonus demografi yang tengah dinikmati Indonesia.
Pemerintah di bawah Presiden Prabowo, kata Gibran, berkomitmen kuat terhadap pemberdayaan pemuda. Ia pun kembali menyoroti peran penting pemuda dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
Indonesia diprediksi mencapai puncak bonus demografi pada 2030, dengan lebih dari separuh penduduk berada dalam usia produktif.
“Kesempatan ini tidak akan terulang, dengan sekitar 208 juta penduduk berada di usia produktif. Generasi muda memiliki pengaruh besar dalam menentukan arah kemajuan,” ucap Gibran dalam pernyataan sebelumnya.
Dalam pertemuan itu, Wapres juga membahas akses pendidikan dan program strategis pemerintah seperti makan bergizi gratis.
Menutup audiensi, Pengurus Pusat GMKI secara resmi mengundang Wapres untuk membuka Kongres GMKI di Samarinda, Kalimantan Timur, yang akan digelar pada 17 Mei 2025.
Penulis : Clarissa Setya

