Wapres Gibran Tinjau RSUD Kepulauan Seribu, Pastikan Pemerataan Layanan Kesehatan hingga Pulau Terpencil

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melakukan peninjauan ke RSUD Kepulauan Seribu, Selasa, untuk memastikan peningkatan mutu layanan kesehatan sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dalam Asta Cita, terutama agenda pemerataan akses kesehatan hingga wilayah-wilayah paling terpencil.

Dalam keterangan yang diterima pada Selasa, Wapres menelusuri sejumlah fasilitas pelayanan, mulai dari Instalasi Gawat Darurat (IGD), poliklinik, ruang rawat inap, sampai unit penunjang medis.

Selama kunjungan, Gibran berdialog dengan para tenaga kesehatan guna memastikan pelayanan berjalan optimal bagi masyarakat yang mengandalkan RSUD tersebut sebagai pusat rujukan utama di Kepulauan Seribu.

“Pemerintah ingin memastikan layanan kesehatan di wilayah kepulauan tetap mudah dijangkau dan berkualitas,” ujar Wapres.

Dari area layanan inti, Gibran melanjutkan kunjungan ke dermaga RSUD untuk meninjau kesiapan dua armada pendukung layanan kesehatan: kapal ambulans dan kapal Transportasi Kesehatan Keliling Kepulauan Daring (TK3D). Kedua armada ini menjadi sarana vital untuk menjangkau pulau-pulau kecil yang belum memiliki fasilitas kesehatan memadai, sekaligus mempercepat proses rujukan pasien.

Usai dari dermaga, Wapres mengecek progres rehabilitasi RSUD Kepulauan Seribu. Proyek tersebut diharapkan memperkuat infrastruktur rumah sakit agar mampu beroperasi lebih tangguh di lingkungan pesisir yang rentan terhadap kelembapan tinggi serta korosi pada peralatan medis.

Direktur RSUD Kepulauan Seribu, dr. Ghamal Ahmad Pramana, menegaskan peran strategis rumah sakit itu bagi warga kepulauan.

“RSUD Kepulauan Seribu adalah satu-satunya rumah sakit rujukan di wilayah ini. Sebelum ada RSUD, masyarakat harus menempuh perjalanan laut ke daratan Jakarta untuk mendapatkan layanan spesialistik atau tindakan lanjutan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa RSUD kini melayani pasien umum maupun BPJS dengan fasilitas IGD 24 jam, poliklinik spesialis, rawat inap, kamar operasi, hingga layanan terapi oksigen hiperbarik. Sejak 2023, RSUD juga telah menerapkan Rekam Medis Elektronik (RME) yang terintegrasi dengan SATUSEHAT Kemenkes dan aplikasi JakSehat.

“Tantangan kami tentu berbeda dengan rumah sakit di daratan. Kondisi geografis antar-pulau serta lingkungan yang korosif membuat pemeliharaan alat harus ekstra. Namun kami terus berupaya memberikan layanan yang cepat, dekat, dan komprehensif bagi masyarakat,” tambahnya.

Dr. Ghamal juga menyampaikan apresiasinya terhadap kunjungan Wapres, yang menurutnya menjadi dorongan signifikan bagi tenaga kesehatan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan.

“Kami sangat mengapresiasi kunjungan Bapak Wakil Presiden. Ini menjadi motivasi besar bagi tenaga kesehatan dan manajemen rumah sakit untuk terus meningkatkan pelayanan,” ujarnya.

Kunjungan Wapres Gibran ke RSUD Kepulauan Seribu menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat layanan kesehatan di wilayah kepulauan dan daerah terpencil. Setelah rangkaian peninjauan selesai, Wapres kembali ke KRI Bung Karno 369 untuk melanjutkan perjalanan menuju Jakarta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *