Prabowo Soroti Pengelolaan Anggaran Daerah yang Dinilai Belum Optimal

MEDIATAMA – Presiden Prabowo Subianto menyoroti pengelolaan anggaran pemerintah daerah yang dinilai belum optimal dalam mendukung pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

Prabowo mengatakan pemerintah pusat perlu memastikan anggaran negara digunakan secara efektif dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Hal tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam kebijakan Transfer ke Daerah (TKD).

“Kadang-kadang aneh, uang oleh Pemda itu tidak digunakan. Kita ada bukti. Ditaruh di bank, ada macam-macam. Atau ada konflik antara bupati sama DPR. Antara gubernur sama DPR. Jadi uang sudah kita transfer, nggak dipakai,” kata Prabowo dalam “Program Presiden Prabowo Menjawab” sebagaimana dirilis Badan Komunikasi Pemerintah di Jakarta, Rabu.

Ia juga menyoroti pembangunan infrastruktur dasar di desa yang dinilai belum sebanding dengan anggaran yang telah disalurkan pemerintah pusat.

“Ini desentralisasi sudah jalan berapa? 25 tahun ya. Dana sudah kita turunkan ke tiap desa. Rp1 miliar. Selama 10 tahun terakhir. Transfer ke daerah sudah. Kenapa jembatan untuk di desa tidak pernah dibuat? Padahal jembatan itu hanya Rp400 juta,” ujarnya.

Menurut Prabowo, kondisi tersebut menunjukkan perlunya evaluasi terhadap efektivitas penggunaan anggaran daerah. Ia menegaskan kebijakan anggaran harus berorientasi pada hasil dan manfaat yang dirasakan masyarakat.

Pemerintah pusat, kata dia, perlu memastikan setiap rupiah yang dialokasikan melalui APBN maupun transfer ke daerah benar-benar digunakan untuk pembangunan dan pelayanan publik yang dibutuhkan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *