Tito Nilai Swakelola Percepat Pemulihan Sekolah Terdampak Bencana
MEDIATAMA – Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menilai mekanisme swakelola efektif mempercepat pemulihan fasilitas pendidikan yang terdampak bencana.
Hal itu disampaikan Tito saat meninjau perbaikan secara swakelola di SMP Negeri 1 Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Kamis.
“Bagus, kepala sekolahnya bagus mengerjakannya, swakelola,” kata Tito dalam keterangannya di Jakarta.
Menurut Tito, mekanisme swakelola memberi ruang kepada sekolah untuk mengelola anggaran sesuai kebutuhan pemulihan. SMP Negeri 1 Tukka sebelumnya mengalami kerusakan akibat lumpur yang merendam ruang kelas dan aula serta merusak sejumlah bagian bangunan.
Perbaikan mencakup ruang kelas, aula, ruang guru, dan ruang praktik. Pekerjaan menggunakan anggaran Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang disalurkan langsung kepada sekolah. Pemerintah juga menyiapkan mekanisme pengerjaan melalui TNI maupun penyedia jasa sesuai kondisi di lapangan.
Tito menegaskan pemulihan fasilitas pendidikan harus berjalan bersamaan dengan perbaikan rumah warga, saluran air, infrastruktur pengendali banjir, dan fasilitas pelayanan dasar lainnya.
Satgas PRR akan terus memantau rehabilitasi dan rekonstruksi agar pemulihan berjalan terpadu. Pemerintah pusat juga telah menyiapkan anggaran pemulihan sektor pendidikan hingga 2028, termasuk bagi sekolah terdampak bencana di Tapanuli Tengah.
“Kita tahu bahwa di tingkat pusat, kita juga menganggarkan, ya, untuk Dikdasmen, dan sudah turun dari Kementerian Keuangan. Beliau (Menteri Dikdasmen) sudah membuat program untuk daerah yang terdampak, termasuk di sini, dan skala prioritas. Tukka ini prioritas,” ujarnya.

