Mendagri Apresiasi Peran Kemkomdigi Jaga Informasi Pascabencana
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengapresiasi peran aktif Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) dalam menjaga kelancaran arus informasi pemulihan bencana melalui media center terpadu di tingkat pusat dan daerah. Menurut Mendagri, dukungan komunikasi publik tersebut berdampak langsung pada kejelasan informasi yang diterima masyarakat.
“Hampir sebagian besar internet bagus semua, komunikasi juga Alhamdulillah bagus. Tinggal mungkin daerah daerah terpencil yang belum, dan itu berkait kerja sama Ibu (Menkomdigi) yang bekerja secara silent,” ujar Tito dalam Rapat Koordinasi Pascabencana di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta Pusat, Kamis.
Pascabencana banjir di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara, Kemkomdigi mendirikan Posko Pusat Informasi dan Media Center di berbagai daerah terdampak. Posko tersebut antara lain berlokasi di Gedung Sekretariat Daerah Provinsi Aceh, Komplek Kantor Gubernur Sumatra Barat, serta tiga titik di Sumatra Utara, termasuk Gedung Kwarda Pramuka Sumut dan GOR Pandan Tapanuli Tengah.
Media center tersebut berfungsi sebagai ruang kerja jurnalis, pusat konferensi pers, serta titik koordinasi petugas Kemkomdigi, operator seluler, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan terkait. Selain itu, posko juga menjadi lokasi pemantauan jaringan telekomunikasi dan ruang redaksi bersama untuk penyusunan narasi serta penyebaran informasi publik.
Untuk memperkuat koordinasi rehabilitasi dan rekonstruksi, pemerintah membentuk Satgas Percepatan Pascabencana yang diketuai Mendagri. “Saran kami, mohon bantuan Ibu, untuk masalah media center yang dipusatkan di Posko Kemendagri yang akan memberikan daily brief dan weekly brief,” kata Tito, seraya menegaskan mekanisme komunikasi publik di daerah disesuaikan dengan kebutuhan lokal agar masyarakat memahami progres pemulihan secara berkelanjutan.

