Tito Karnavian Tancap Gas Pimpin Satgas Pemulihan Pascabencana di Sumatera
Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian langsung memetakan persoalan penanganan bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat setelah ditunjuk Presiden Prabowo Subianto sebagai Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana. “Intinya adalah kita membaca atau memetakan situasi saat ini, setelah tanggap darurat beberapa daerah ada yang sudah selesai, ada juga yang masih melanjutkan tanggap darurat untuk 15 hari ke depan,” kata Tito di Jakarta, Jumat.
Pemetaan itu dilakukan melalui pertemuan lintas kementerian dan Satgas, yang mengungkap 52 kabupaten/kota di tiga provinsi terdampak bencana. Pemerintah pusat bersama pemda telah melakukan mobilisasi besar, mulai dari membuka akses jalan, membangun jembatan, menyediakan layanan kesehatan, hingga memenuhi kebutuhan dasar warga.
Berdasarkan konsolidasi dan pemantauan, sebagian besar daerah menunjukkan kemajuan signifikan dengan pulihnya roda pemerintahan, konektivitas jalan, layanan dasar, dan aktivitas ekonomi. Namun, di Aceh masih terdapat tujuh dari 18 kabupaten/kota yang membutuhkan penanganan lanjutan, sementara beberapa wilayah di Sumut dan Sumbar juga mendapat perhatian khusus.
Pemerintah terus memulihkan infrastruktur dasar, terutama jaringan jalan nasional dan non-nasional yang kini hampir seluruhnya kembali terhubung. Selain itu, pendataan dan validasi rumah rusak dipercepat agar bantuan segera tersalurkan dan jumlah pengungsi di tenda dapat berkurang.
Untuk mempercepat pemulihan, Tito mengusulkan penambahan personel TNI, Polri, ASN, dan mahasiswa sekolah kedinasan, serta pembentukan dua posko utama di Jakarta dan Banda Aceh. “Posko ini akan diawaki 24 jam oleh tim yang kita bentuk untuk menampung informasi-informasi dari kementerian/lembaga maupun dari daerah-daerah,” tuturnya.

