AHY Ungkap Sembilan Rencana Aksi Nasional Menuju Zero ODOL 2027

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengumumkan sembilan rencana aksi nasional untuk mewujudkan kebijakan zero over dimension over loading (ODOL) yang telah mandek selama 16 tahun.

“Ada sembilan rencana aksi nasional. Yang jelas kita ingin menuju zero ODOL, karena saya dengar ini sudah belasan tahun tidak tuntas-tuntas,” ujar AHY dalam Rapat Koordinasi Tingkat Menteri di Jakarta, Senin (6/10).

Rencana aksi tersebut meliputi integrasi data angkutan barang berbasis sistem elektronik, pengawasan dan penindakan kendaraan ODOL, penetapan kelas jalan provinsi dan kabupaten/kota, serta penguatan jalan logistik. Selain itu, peningkatan daya saing logistik melalui multimoda, pemberian insentif dan disinsentif bagi pelaku usaha, serta kajian dampak ekonomi dari penerapan kebijakan zero ODOL.

AHY juga menyoroti penguatan aspek ketenagakerjaan bagi pengemudi, deregulasi dan harmonisasi aturan, serta pembentukan komite kerja lintas sektor untuk mempercepat pengembangan konektivitas nasional.

Kesembilan rencana aksi tersebut akan tertuang dalam rancangan Perpres Penguatan Logistik Nasional yang saat ini tengah diselaraskan di Kementerian Hukum dan ditargetkan rampung pada Oktober 2025.

AHY mengajak semua pihak, termasuk media, turut menyosialisasikan kebijakan zero ODOL agar masyarakat memahami manfaatnya bagi keselamatan dan efisiensi ekonomi nasional.

“Dengan kerja keras dan edukasi berkelanjutan, kami menargetkan zero ODOL dapat berlaku efektif secara nasional mulai 1 Januari 2027,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *