Baznas RI Teken Kerjasama Pemberdayaan Perempuan Bersama KemenPPPA
Baznas RI dan Kementerian PPPA menandatangani nota kesepahaman untuk memperkuat pemberdayaan perempuan di Indonesia.
Ketua Baznas RI, Noor Achmad, menyatakan komitmennya untuk memperluas dampak sosial pengelolaan zakat, khususnya dalam mendorong kemandirian ekonomi perempuan.
“Sudah menjadi tugas Baznas untuk mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan,” ujarnya, Selasa (22/4).
Ia menegaskan bahwa pemberdayaan perempuan menjadi prioritas strategis dalam program pengentasan kemiskinan Baznas. Ia berharap kerja sama ini tidak hanya menghasilkan program konkret yang membantu perempuan dan anak, tetapi juga meningkatkan kesadaran berzakat di lingkungan Kementerian PPPA.
“Jika zakat digerakkan di semua kementerian, insya Allah dampaknya akan luas dan membawa keselamatan,” tambahnya.
Menteri PPPA Arifah Fauzi menyebut penandatanganan ini istimewa karena bertepatan dengan Hari Kartini, 21 April. Ia menilai kerja sama ini memperkuat komitmen bersama dalam memberdayakan perempuan dan memenuhi hak anak.
“Permasalahan perempuan dan anak sangat kompleks. Tak bisa diselesaikan satu pihak saja, butuh kolaborasi dan sinergi antar lembaga,” kata Arifah.
Ia berharap kerja sama ini menjadi contoh sinergi kementerian dan lembaga dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
“Dengan kolaborasi ini, kita bisa lebih kuat dan bersatu menyelesaikan persoalan perempuan dan anak di Indonesia,” tutupnya.
Penulis : Clarissa Setya

