DJP Terima 7,2 Juta Laporan SPT, Optimistis Capai Target 8,5 Juta

Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto menyatakan hingga 10 Maret 2026 pukul 24.00 WIB, Direktorat Jenderal Pajak telah menerima 7.205.109 laporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan Tahun Pajak 2025.

Bimo mengatakan pihaknya optimistis target 8,5 juta pelaporan SPT hingga akhir Maret 2026 dapat tercapai karena realisasi pelaporan hampir menyamai capaian tahun lalu.

“Sudah ada 98,6 persen SPT dibanding tahun lalu yang sudah masuk. Jadi, Alhamdulillah wajib pajak makin memahami untuk menyampaikan kewajibannya melalui Cortex,” kata Bimo dalam konferensi pers APBN KiTA Edisi Maret 2026 di Jakarta, Rabu.

Untuk mendorong pelaporan, DJP mengirimkan pengingat melalui surat elektronik kepada wajib pajak. Hingga 9 Maret, sebanyak 8,65 juta email pengingat telah dikirim kepada wajib pajak pribadi dan badan.

Selain itu, DJP juga membuka layanan pada akhir pekan, memperluas pendampingan melalui Relawan Pajak untuk Negeri, serta meningkatkan edukasi kepada wajib pajak.

Bimo menilai hingga saat ini belum ada urgensi untuk memberikan relaksasi perpanjangan pelaporan.

“Kami akan terus evaluasi sampai mendekati Lebaran untuk bisa (memastikan) apakah itu memang perlu dikeluarkan kebijakan relaksasi,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat memberikan masukan untuk penyempurnaan sistem pelaporan pajak digital Coretax yang baru diterapkan tahun ini.

“Cortex masih terus dilakukan pengembangan dan perbaikan termasuk untuk memberikan akses bagi pengguna untuk memahami istilah-istilah teknis perpajakan yang ada di Cortex, dan masukan dari masyarakat akan kami perhatikan,” tutur Bimo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *