DPR Apresiasi Delapan Stimulus Ekonomi Baru, Tekankan Pengawasan
Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menyambut baik langkah pemerintah merilis delapan stimulus ekonomi baru pada 15 September 2025.
“Stimulus ini hadir di momentum yang tepat. Masyarakat kita membutuhkan dorongan daya beli, sementara dunia usaha juga perlu dukungan agar bisa bertahan dan menyerap tenaga kerja. Pemerintah sudah on the track,” kata Misbakhun di Jakarta, Selasa (16/9).
Ia menekankan program akselerasi ini harus efektif mendorong sektor produktif, menjaga daya beli, dan memperluas lapangan kerja.
“Komisi XI DPR RI akan mengawal ketat agar setiap program berjalan efektif. Keberhasilan paket ini bukan sekadar soal realisasi anggaran, tapi sejauh mana dampaknya benar-benar dirasakan rakyat,” tegasnya.
Namun, Misbakhun mengingatkan pentingnya konsistensi implementasi. “Tanpa eksekusi yang baik di lapangan, program ini hanya akan bagus di atas kertas saja,” ujarnya.
Sebelumnya, pemerintah meluncurkan delapan stimulus, di antaranya program magang bagi fresh graduate, perluasan PPh 21 DTP sektor pariwisata, bantuan pangan untuk 18,3 juta keluarga, diskon iuran JKK–JKM bagi pekerja transportasi online, layanan tambahan perumahan BPJS Ketenagakerjaan, padat karya tunai, deregulasi PP 28/2025 untuk percepatan investasi, serta program perkotaan di DKI Jakarta sebagai proyek percontohan.

