GPK Gelar Tabligh Akbar di Temanggung, Gus Wafi Serukan Persatuan PPP dan Dukungan untuk Palestina

Ketua Dewan Syariah Gerakan Pemuda Ka’bah, KH Ahmad Wafi Maimoen, menyerukan persatuan dan kerukunan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Hal itu disampaikan Gus Wafi, sapaannya, dalam acara Tabligh Akbar GPK se-Jawa Tengah di Lapangan Gedung Pemuda Temanggung, Minggu (17/5).

Gus Wafi meminta agar seluruh kader GPK turut andil secara aktif agar partai berlambang Ka’bah tersebut kembali bangkit. Selain itu, dia juga berharap pemerintah dapat mengambil peran dalam mendorong rekonsiliasi internal PPP agar kembali solid dan bersatu.

“Kami menunggu realisasi dari janji pemerintah berkenaan rekonsiliasi internal PPP, yang dilaksanakan dalam jangka waktu 6 bulan sejak islah di Kemenkumham, agar PPP dapat berjalan dengan normal dan mulai kembali membesarkan partai” tegas Gus Wafi.

“Harapan kami, PPP bisa kembali bersatu dan besar. Persatuan itu penting agar perjuangan umat dan perjuangan politik Islam di Indonesia bisa berjalan dengan baik,” ujar Gus Wafi.

Dalam tausiyahnya, Gus Wafi juga menekankan pentingnya penguatan spiritual kader GPK sebagai pondasi perjuangan organisasi. Ia mengingatkan agar seluruh anggota menjaga ibadah dan memperkuat ukhuwah Islamiyah.

“GPK harus menjaga sholat, puasa dikencangkan, dan terus berpegang teguh kepada kalimat Laa ilaha illallah,” katanya.

Selain menyoroti kondisi internal PPP, Gus Wafi turut menyampaikan doa dan dukungan terhadap persatuan umat Islam di Indonesia maupun dunia. Momentum musim haji, menurutnya, menjadi simbol kuat persatuan umat Islam lintas bangsa.

“Musim haji adalah lambang persatuan dunia Islam. Kami berharap umat Islam di Indonesia tetap rukun dan bersatu,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Wafi menegaskan dukungan terhadap perjuangan rakyat Palestina yang hingga kini masih menghadapi agresi Israel. Ia berharap Palestina memperoleh kemerdekaan dan perdamaian yang adil.

“Semoga Palestina menjadi negara yang merdeka dan diberikan kekuatan menghadapi penjajahan Israel,” tegasnya.

Ia juga menyerukan agar seluruh elemen bangsa Indonesia bersatu menunjukkan solidaritas terhadap Palestina. Menurutnya, tidak ada pertentangan antara nilai-nilai Islam dan semangat kebangsaan Indonesia dalam memperjuangkan kemanusiaan.

“Tidak ada pertentangan antara agama dengan negara, antara Islam dengan Negara Indonesia. Karena itu kita semua di Indonesia harus bersatu membantu Palestina,” tandasnya.

Lebih jauh, Gus Wafi meminta Pemerintah Indonesia mengambil sikap tegas atas meninggalnya tentara Indonesia yang bertugas di Lebanon. Ia berharap pemerintah menyampaikan kecaman resmi dan memberikan perhatian serius terhadap insiden tersebut.

Dalam acara Tabligh Akbar tersebut, sejumlah tokoh hadir di antaranya Panglima Laskar GPK sekaligus Wakil Ketua Dewan Syariah GPK, Gus Farid Ibrahim, ketua GPK Jawa Tengah, Gus Mustafidz, serta Sekretaris Jenderal GPK Pusat, Toto Yuwono.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *