Kementerian PANRB Dukung Penuh Pengembangan Ekosistem Ekonomi Kawasan Transmigrasi
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menyatakan dukungan penuh terhadap Kementerian Transmigrasi dalam membangun ekosistem ekonomi baru yang terintegrasi di kawasan transmigrasi.
Menteri PANRB Rini Widyantini menjelaskan, inisiatif ini merupakan bagian dari program prioritas nasional Presiden Prabowo Subianto untuk mendorong pertumbuhan wilayah dan pemerataan pembangunan.
“Kementerian PANRB akan memetakan kementerian/lembaga yang perlu dilibatkan agar program ini terakselerasi. Tanggung jawab tersebut juga akan dimasukkan ke dalam indikator kinerja instansi terkait. Ini prioritas Bapak Presiden,” ujar Rini, Sabtu (17/5).
Pembentukan Kementerian Transmigrasi merupakan hasil restrukturisasi kabinet guna memperkuat pembangunan berbasis wilayah. Kementerian ini dirancang lebih adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat serta potensi ekonomi lokal di kawasan transmigrasi.
“Fokus kami membantu daerah dengan PAD rendah menjadi produktif melalui penciptaan aktivitas ekonomi berbasis potensi lokal,” kata Iftitah Sulaiman.
Kementerian PANRB juga berkomitmen merancang tata kelola lintas instansi agar pengembangan kawasan transmigrasi berjalan optimal. Rancangan ini akan dituangkan dalam Instruksi Presiden (Inpres), termasuk pemetaan proses bisnis dan penetapan tugas antarinstansi.
“Proses bisnis lintas kementerian akan diatur lewat Inpres. Yang terpenting, kinerjanya harus selaras. Jangan sampai kebijakan strategis tidak berdampak nyata,” tegas Rini.
Wakil Menteri PANRB Purwadi Arianto menambahkan, pendekatan kolaboratif ini memperkuat sinergi SDM, efisiensi biaya, dan pembagian risiko. Namun, ia menekankan pentingnya mitigasi konflik kepentingan dan kompleksitas manajemen.
“Prinsipnya, bekerja bersama demi tujuan yang lebih besar, dengan tetap mengelola risiko,” kata Purwadi.
Dengan kolaborasi lintas kementerian, penguatan kelembagaan Kementerian Transmigrasi diharapkan mempercepat terwujudnya pembangunan wilayah yang adil, mandiri, dan berkelanjutan.
Penulis : Clarissa Setya

