Kemnaker dan PII Jalin Sinergi Kembangkan SDM Keinsinyuran Indonesia
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bersama Persatuan Insinyur Indonesia (PII) resmi menjalin sinergi untuk pengembangan sumber daya manusia (SDM) di bidang keinsinyuran.
Sinergi ini menjadi bagian dari rangkaian Seminar Nasional Outlook Industrialisasi Indonesia 2045, Kongres Luar Biasa (KLB), dan Rapat Pimpinan Nasional (RAPIMNAS) PII tahun 2025.
Sekretaris Jenderal Kemnaker Cris Kuntadi, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis membangun ekosistem keinsinyuran yang unggul, inklusif, dan adaptif terhadap kebutuhan dunia kerja masa depan.
“Ini menjadi tonggak penting untuk menyatukan keahlian dan sumber daya Kemnaker dan PII dalam memperkuat sektor ketenagakerjaan sekaligus meningkatkan daya saing insinyur Indonesia di era industri modern,” ujar Cris.
Ruang lingkup kerja sama mencakup interoperabilitas dan pertukaran data tenaga kerja keinsinyuran, peningkatan kompetensi SDM teknik, serta fasilitasi penempatan tenaga kerja kelompok rentan seperti penyandang disabilitas, pemuda, dan perempuan di sektor keinsinyuran.
Cris juga menekankan perlunya percepatan tindak lanjut melalui perjanjian kerja sama teknis antar-unit terkait di Kemnaker dan PII agar manfaatnya segera dirasakan.
“Kami berharap kolaborasi ini segera diwujudkan dalam aksi nyata yang mampu membuka lebih banyak peluang kerja dan memperluas akses pelatihan serta sertifikasi bagi insinyur Indonesia,” tambahnya.

