Kepala BKN Dorong ASN Keluar dari Zona Nyaman demi Pelayanan Publik Optimal

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Zudan Arif Fakrulloh mengingatkan aparatur sipil negara (ASN) untuk keluar dari zona nyaman agar pelayanan publik berjalan optimal.

“ASN harus bergeser dari sekadar mengejar kinerja ke arah produktivitas nyata. Harus berani keluar dari zona nyaman,” ujar Zudan dalam Pelatihan Leadership dan Teamwork Building di Poltekad Malang, Jumat (16/5).

Ia menekankan pentingnya pendekatan jemput bola untuk memahami langsung kondisi masyarakat. Menurutnya, ASN yang tidak terpaku pada rutinitas akan lebih inovatif dalam memberikan layanan.

Zudan juga menyebut, keselarasan antara kepala daerah dan ASN mempercepat tercapainya visi pembangunan, seperti Kota Malang dengan konsep “Menuju Malang Mbois Berkelas” melalui Dasa Bakti.

“ASN harus bekerja dengan pola plan-do-check yang terstruktur. Di sinilah revolusi pelayanan publik dimulai,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyatakan pelatihan ini menjadi sarana mendorong transformasi birokrasi, terutama menjadikan ASN sebagai penggerak utama pembangunan.

Ia berharap ASN mampu menjadi pemimpin di bidangnya, proaktif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Fondasi budaya kerja harus diperkuat: berorientasi pada pelayanan, akuntabel, kompeten, adaptif, dan kolaboratif,” ujarnya.

Wahyu menambahkan, pelayanan adaptif dan progresif kini menjadi standar baru birokrasi Kota Malang.

“Dengan pelatihan ini, masyarakat akan merasakan pelayanan yang lebih cepat, efisien, humanis, dan berdampak nyata,” tutupnya.

 

 

 

 

Penulis : Clarissa Setya

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *