Listyo Sigit Dilantik Jadi Kepala Staf Kepresidenan, Gantikan Dudung Abdurachman
MEDIATAMA – Presiden Prabowo Subianto melantik Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP) menggantikan Dudung Abdurachman di Istana Negara, Jakarta, Kamis.
Pelantikan Listyo dilakukan bersamaan dengan pengangkatan sejumlah pejabat negara dan anggota Kabinet Merah Putih. Pengangkatannya ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 105/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Staf Kepresidenan dan Kepala Badan Reforma Agraria yang ditetapkan pada 30 September 2026.
“Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi dharma bakti saya kepada bangsa dan negara,” demikian penggalan sumpah jabatan Listyo yang dipandu Presiden Prabowo.
Setelah mengucapkan sumpah, Listyo menandatangani berita acara pelantikan yang disaksikan Presiden Prabowo.
Listyo menggantikan Dudung Abdurachman yang sebelumnya menjabat Kepala Staf Kepresidenan sejak 27 April 2026. Dalam perombakan jabatan tersebut, Dudung dilantik menjadi Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan.
Sebelum menjadi Kepala Staf Kepresidenan, Listyo menjabat Kapolri sejak 27 Januari 2021. Posisi Kapolri kemudian diisi Komjen Pol. Suyudi Ario Seto setelah DPR RI menyetujui pengangkatannya sebagai Kapolri menggantikan Listyo.
Ketua DPR RI Puan Maharani sebelumnya mengatakan hasil persetujuan DPR terkait pengangkatan Suyudi dan pemberhentian dengan hormat Listyo akan segera dikirimkan kepada Presiden untuk menghindari kekosongan jabatan Kapolri. Pada Kamis, Prabowo juga melantik Suyudi sebagai Kapolri.
Selain Listyo dan Suyudi, Prabowo melantik sejumlah pejabat lain dalam perombakan kabinet dan lembaga negara, di antaranya Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Arrmanatha Christiawan Nasir sebagai Menteri Luar Negeri, Muhammad Sarmuji sebagai Menteri Perindustrian, Dedi Prasetyo sebagai Kepala Badan Reforma Agraria Nasional, serta Komjen Pol. Fadhil Imran sebagai Wakil Kepala Badan Otorita Pantai Utara.

