Mendukbangga Awasi Ketat Konsumsi MBG agar Tak Salah Sasaran

Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji, meminta kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) memastikan makanan bergizi gratis (MBG) dikonsumsi oleh ibu hamil, ibu menyusui, atau anak non-PAUD, bukan anggota keluarga lain.

“Jangan sampai MBG dikonsumsi oleh anggota keluarga lain. Ini tugas kader TPK untuk mengawasi di lapangan,” kata Wihaji usai penyaluran MBG untuk ibu menyusui di Tigaraksa, Tangerang, Banten, Senin (5/5).

Ia menegaskan, pengawasan ini tidak mudah karena menu MBG telah disesuaikan dengan kebutuhan gizi sasaran.

Menurutnya, MBG juga bertujuan menekan angka stunting, sesuai arahan Presiden Prabowo melalui penanganan dari hulu.

“Kalau dikonsumsi bukan oleh sasaran, program ini jadi tidak tepat guna. Karena itu, pengawasan konsumsi MBG sangat penting,” tegasnya.

Dari hasil pemantauan lapangan, ia memastikan sasaran penerima dan menu MBG sudah sesuai dengan panduan Kementerian Kesehatan.

“Tugas Kemendukbangga adalah memantau mulai dari distribusi hingga konsumsi dan perkembangan kondisi ibu hamil dan menyusui,” tambahnya.

Ia juga menjelaskan bahwa distribusi MBG menggunakan sepeda motor untuk menjangkau gang sempit permukiman, sekaligus menekan biaya.

“Lebih efektif dan efisien dibandingkan mobil, yang membutuhkan anggaran lebih besar,” pungkasnya.

 

 

 

Penulis : Clarissa Setya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *