Noel Sebut Kasus Dugaan Pemerasan K3 Jadi Pukulan Besar dalam Hidupnya

Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer Gerungan mengaku kasus dugaan pemerasan pengurusan sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menjadi pukulan besar dalam hidupnya.

“Saya melihat keluarga saya ikut menanggung malu. Saya melihat orang-orang yang pernah percaya kepada saya menjadi kecewa,” ucap Noel saat membacakan pleidoi di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Senin.

Sambil menahan tangis, Noel menyatakan menyesal karena perkara tersebut telah melukai banyak pihak, mulai dari keluarga, masyarakat, hingga para pekerja yang pernah menaruh harapan kepadanya.

“Seorang pejabat itu harus berani melihat dirinya sendiri, merendahkan hati, dan mengakui bahwa ada tanggung jawab moral yang gagal dijaga dengan baik,” katanya.

Sebelumnya, Noel dituntut lima tahun penjara, denda Rp250 juta subsider 90 hari kurungan, serta uang pengganti Rp4,43 miliar subsider dua tahun penjara dalam kasus dugaan pemerasan pengurusan sertifikat K3 dan gratifikasi.

Dalam perkara itu, Noel didakwa melakukan pemerasan terhadap pemohon sertifikasi K3 senilai Rp6,52 miliar bersama sejumlah terdakwa lain, serta menerima gratifikasi berupa uang Rp3,36 miliar dan satu unit motor Ducati Scrambler.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *