PLN dan Mitra Strategis Lakukan Studi Pemanfaatan Hidrogen Hijau untuk Transportasi Laut

PT PLN (Persero) menandatangani kerja sama strategis dengan Kementerian Perhubungan, PT HDF Energy Indonesia, dan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) untuk studi pemanfaatan hidrogen hijau di sektor transportasi laut.

Direktur Perkapalan dan Kepelautan Kementerian Perhubungan, Hendri Ginting, menyambut baik kolaborasi ini karena mendukung pencapaian target Nationally Determined Contributions (NDC), komitmen global untuk mengurangi emisi gas rumah kaca sesuai Paris Agreement.

“Kementerian Perhubungan menggagas studi konversi kapal menjadi kapal hibrida berbasis hidrogen dan baterai. Kami berkomitmen mendukung kolaborasi demi pengurangan emisi sektor maritim,” ujar Hendri, Minggu (20/4).

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyatakan bahwa inisiatif ini sejalan dengan visi Astacita Presiden Prabowo dalam mewujudkan swasembada energi dan mencapai emisi nol bersih pada 2060 atau lebih cepat.

“Kolaborasi ini menjadi langkah konkret dekarbonisasi transportasi laut melalui pemanfaatan energi bersih dalam negeri,” katanya.

Direktur Perencanaan Korporat dan Pengembangan Bisnis PLN, Hartanto Wibowo, menambahkan bahwa studi ini difokuskan di wilayah timur Indonesia yang kaya potensi energi terbarukan dan merupakan jalur pelayaran strategis ASDP.

“Setelah membangun ekosistem kendaraan listrik, PLN kini mendorong kendaraan berbasis hidrogen sebagai alternatif dekarbonisasi, selain kendaraan listrik baterai,” ujarnya.

Sebagai pelopor ekosistem hidrogen di Indonesia, PLN telah memproduksi 203 ton hidrogen hijau melalui 22 Green Hydrogen Plant (GHP) di berbagai daerah.

Direktur HDF Energy Asia Pasifik dan Direktur Utama PT HDF Energy Indonesia, Mathieu Geze, menegaskan komitmen perusahaan terhadap dekarbonisasi transportasi laut Indonesia melalui teknologi fuel cell berbasis hidrogen hijau.

“Kami bangga mendukung masa depan Net Zero Emission lewat kolaborasi ini. Kami ingin menjadikan Indonesia pionir inovasi hidrogen hijau di Asia Pasifik. Teknologi fuel cell kami adalah langkah penting dalam dekarbonisasi maritim sekaligus menampilkan inovasi Prancis di panggung global,” ujar Geze.

 

 

 

Penulis : Clarissa Setya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *