Puan dan Wakil PM Bulgaria Bahas Kerjasama Pendidikan

MEDIATAMA – Ketua DPR RI Puan Maharani dan Wakil Perdana Menteri Bulgaria Alexander Poulev membahas penguatan kerja sama kedua negara, khususnya di bidang pendidikan dan olahraga, dalam pertemuan di kompleks parlemen, Jakarta, Senin.

Puan mengatakan kemitraan Indonesia-Bulgaria tidak hanya didasari kepentingan praktis, tetapi juga memiliki fondasi kesamaan nilai, khususnya demokrasi, multilateralisme, penghormatan terhadap hukum internasional, dan komitmen terhadap tatanan dunia berbasis aturan.

“Di tengah dinamika geopolitik dan ketidakpastian global, nilai-nilai ini menjadi pegangan untuk kita saling menghargai dan mengedepankan kerja sama,” kata Puan.

Menurut dia, hubungan bilateral yang kuat pada akhirnya harus bertumpu pada hubungan yang erat antara masyarakat kedua negara. Karena itu, Puan menekankan pentingnya penguatan kerja sama sosial dan budaya antara Indonesia dan Bulgaria.

 

“Sebagai perwakilan dari rakyat, kami di DPR RI mendorong peningkatan interaksi masyarakat Indonesia dan Bulgaria, termasuk melalui pendidikan, pertukaran budaya, pariwisata, dan ketenagakerjaan,” katanya.

Puan juga mendorong peningkatan kerja sama dalam pengembangan kapasitas kepemudaan, pendidikan, olahraga, pertukaran mahasiswa, penelitian bersama, dan pemberian beasiswa.

“Saya mengapresiasi upaya untuk memperkenalkan dan mengajarkan Bahasa Indonesia di University of Sofia. Saya juga mengapresiasi pendirian Indonesian Permanent Heritage Collection di Galeri Nasional Bulgaria sejak 2019,” katanya.

Puan mengatakan DPR RI mendorong Indonesia dan Bulgaria bersama-sama mewujudkan tatanan politik, ekonomi, dan sosial dunia yang lebih baik, maju, adil, dan manusiawi.

“Tatanan dunia yang menempatkan kemanusiaan dan kesejahteraan bersama sebagai tujuan utama hubungan antarbangsa dan antarnegara. Memastikan bahwa setiap bangsa dan negara dapat maju secara bermartabat dan dihormati kedaulatannya,” ujarnya.

 

Menurut Puan, kunjungan Poulev yang berdekatan dengan peringatan 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Bulgaria pada 20 September menunjukkan eratnya hubungan kedua negara.

Bulgaria merupakan salah satu negara Eropa yang lebih awal menjalin hubungan diplomatik dengan Indonesia. Presiden pertama RI Soekarno juga pernah mengunjungi Bulgaria pada 1961 sebagai bagian dari penguatan persahabatan kedua negara.

“Pertemuan kita hari ini cermin komitmen bersama Indonesia dan Bulgaria untuk terus menjalin persahabatan dan kerja sama untuk kepentingan bersama,” kata Puan.

Sebelumnya, Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Ekonomi, Investasi, dan Industri Bulgaria Alexander Poulev bertemu Duta Besar RI untuk Bulgaria Listiana Operananta di Sofia pada 20 Agustus 2026.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas peluang penguatan hubungan ekonomi Indonesia-Bulgaria melalui transfer teknologi, investasi, dan produksi bersama, termasuk di sektor teknologi tinggi, teknologi satelit, logistik, dan industri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *