Rupiah Melemah ke Rp17.121, Tertekan Isu Geopolitik Timur Tengah

Nilai tukar rupiah melemah 17 poin atau 0,10 persen menjadi Rp17.121 per dolar AS dari sebelumnya Rp17.104 per dolar AS.

Analis Doo Financial Futures Lukman Leong menilai pelemahan dipicu ketidakpastian geopolitik, terutama ancaman Donald Trump untuk menutup Selat Hormuz.

“Rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS di tengah meningkatnya ketidakpastian seputar geopolitik di Timteng menyusul ancaman Trump untuk menutup Selat Hormuz setelah perundingan yang gagal dengan Iran,” ujarnya.

Ia menambahkan, ketegangan ini berpotensi mendorong kenaikan harga energi dan membuka peluang kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve.

“Apabila situasi di Timteng tidak membaik maka harga diperkirakan akan terus melambung dan meningkatkan prospek kenaikan suku bunga oleh The Fed,” kata Lukman.

Dengan kondisi tersebut, rupiah diproyeksikan bergerak di kisaran Rp17.050 hingga Rp17.200 per dolar AS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *