Sahroni Dukung Polri dan Kejagung Usut Dugaan Korupsi Program MBG Tanpa Tebang Pilih
MEDIATAMA – Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mendukung langkah Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dan Kejaksaan Agung mengusut dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG), termasuk proses hukum terhadap anggota Polri yang diduga terlibat.
Sahroni mengapresiasi komitmen Polri yang menegaskan tidak akan memberikan impunitas kepada Brigadir Jenderal Polisi Lalu Muhammad Iwan yang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung dalam kasus dugaan korupsi program MBG di Badan Gizi Nasional periode 2025–2026.
“Saya yakin Polri 1.000 persen tidak akan melindungi anggotanya yang terbukti bermasalah, apalagi jika sampai terseret pusaran dugaan korupsi program MBG. Prinsipnya harus sama, siapa pun yang diduga terlibat wajib mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum,” kata Sahroni.
Ia menegaskan tidak boleh ada perlakuan khusus terhadap pihak yang diduga terlibat tindak pidana, termasuk jika berasal dari institusi penegak hukum.
“Tidak boleh ada perlakuan istimewa hanya karena berasal dari institusi tertentu. Jadi, langkah Polri sudah tepat sebagai institusi garda terdepan yang mendukung program prioritas Presiden Prabowo ini,” ujarnya.
Menurut Sahroni, dukungan Polri terhadap proses hukum menjadi langkah penting untuk menjaga akuntabilitas pelaksanaan program MBG sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap penegakan hukum yang dilakukan secara adil.
Ia juga mendorong seluruh kementerian, lembaga, dan aparat penegak hukum melakukan pembenahan internal serta mendukung upaya pemberantasan korupsi dalam pelaksanaan program tersebut.
“Semua pihak harus bersatu membersihkan instansinya masing-masing dari oknum-oknum yang diduga terlibat korupsi MBG. Kalau Kejagung sudah mengusut dan menangkap siapa pun berdasarkan alat bukti yang cukup, jangan ada yang mencoba merintangi atau mengintervensi proses penegakan hukumnya. Tiru langkah Polri ini agar ke depan pelaksanaan program MBG bisa semakin efektif, efisien, tepat sasaran, dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat yang menjadi penerimanya,” katanya.
Sebelumnya, Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Polisi Johnny Eddizon Isir menyatakan Polri menghormati sekaligus mendukung proses hukum yang dilakukan Kejaksaan Agung terhadap Brigjen Polisi Lalu Muhammad Iwan. Ia menegaskan tidak ada impunitas bagi setiap personel yang terbukti melakukan tindak pidana.

