Sampah di Sukoharjo Meningkat Selama Libur Lebaran
Volume sampah di Kabupaten Sukoharjo, Provinsi Jawa Tengah, mengalami peningkatan selama masa libur Lebaran dibandingkan dengan hari-hari biasa.
Kepala UPTD Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sukoharjo, Agus Sriyanto, di Sukoharjo pada Senin menyampaikan bahwa volume sampah yang diangkut pada periode 23 hingga 30 Maret 2025 tercatat rata-rata mencapai 239.608 kilogram per hari.
Selama libur Lebaran, lanjutnya, jumlah timbulan sampah meningkat signifikan, mencapai lebih dari 315.000 kilogram per hari.
“Ada beberapa titik yang perlu lebih perhatiannya karena titik-titik tersebut overload. Rata-rata di wilayah Kartasura dan Grogol,” kata Agus, Senin (7/4).
Ia menyebutkan bahwa lonjakan timbulan sampah antara lain tampak di sejumlah tempat penampungan sementara (TPS). Selain itu, turut bermunculan titik-titik pembuangan sampah liar di beberapa lokasi.
“Kami juga sisir titik-titik yang ada sampah liar juga,” imbuhnya.
Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sukoharjo telah memasang papan peringatan agar warga tidak membuang sampah di lokasi yang tidak semestinya. Namun demikian, masih terdapat warga yang mengabaikan imbauan tersebut.
“Seperti di kawasan Solobaru masih ada beberapa titik, ini masih perlu ditingkatkan. Dalam hal ini perlu ditingkatkan kesadaran masyarakat agar tidak buang sampah sembarangan,” tutur dia.
Agus menjelaskan bahwa meningkatnya timbulan sampah selama libur Lebaran turut dipengaruhi oleh meningkatnya aktivitas para pemudik yang datang ke wilayah Sukoharjo.
“Yang jelas ya aktivitas pemudik juga banyak. Sebetulnya kami sudah buat imbauan mudik sedikit sampah, tapi kan pemudik juga banyak,” katanya.
Penulis : Safitri Lembayung

