Menperin: Desain Chip dan SDM Fondasi Kemandirian Industri Semikonduktor

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan pengembangan desain chip dan sumber daya manusia (SDM) menjadi fondasi utama dalam mewujudkan kemandirian industri semikonduktor nasional.

“Pengembangan industri semikonduktor nasional tidak dapat dilakukan secara instan, melainkan ditempuh melalui pendekatan bertahap dan realistis dengan menempatkan pengembangan talenta dan desain chip sebagai langkah utama pada tahap awal,” kata Agus dalam pernyataan di Bontang, Kalimantan Timur, Jumat.

Agus menjelaskan, kebutuhan semikonduktor terus meningkat di berbagai sektor strategis, seperti elektronika, otomotif, telekomunikasi, energi, dan transformasi digital. Namun, ketergantungan impor masih tinggi. Data BPS menunjukkan nilai impor semikonduktor Indonesia meningkat dari 2,33 miliar dolar AS pada 2020 menjadi 4,87 miliar dolar AS pada Januari–November 2025.

“Tingginya ketergantungan impor semikonduktor menjadi sinyal penting bagi ketahanan industri nasional,” ujarnya.

Untuk itu, Kemenperin telah menetapkan roadmap pengembangan industri semikonduktor dengan empat pilar utama, yakni material, desain, fabrikasi, serta assembly-testing-packaging, yang didukung penguatan SDM, riset, dan kebijakan industri.

“Roadmap pengembangan semikonduktor nasional menegaskan komitmen pemerintah untuk tidak hanya mengejar investasi, tetapi juga menciptakan nilai tambah nasional,” kata Agus.

Sebagai langkah konkret, Kemenperin mendorong pembentukan Indonesia Chip Design Collaborative Center (ICDEC) dan memperkuat kolaborasi global melalui Indonesia Semiconductor Summit (ISS) 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *