Kemenimipas Usulkan Amnesti bagi Warga Binaan Usia Produktif

MEDIATAMA – Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) mengusulkan pemberian amnesti bagi warga binaan pemasyarakatan berusia produktif dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI kepada Presiden.

“Kalau amnesti ya kami nanti usulkan dulu ke Bapak Presiden,” kata Menteri Imipas Agus Andrianto di Jakarta, Senin.

Agus mengatakan gagasan pemberian amnesti bagi warga binaan usia produktif tersebut berawal dari keinginan Presiden. Mereka yang nantinya mendapat amnesti akan diberikan pelatihan agar dapat berkontribusi bagi bangsa dan negara, termasuk melalui sektor pertanian untuk mendukung ketahanan pangan.

“Karena memang ide awalnya adalah keinginan Bapak Presiden untuk memberikan amnesti kepada mereka-mereka yang masih usia produktif, agar mereka bisa lebih berkontribusi untuk negara ini,” ujarnya.

Menurut Agus, bentuk pelatihan bagi penerima amnesti belum ditentukan dan masih akan disesuaikan dengan hasil asesmen. Program tersebut dapat berupa kegiatan Komponen Cadangan (Komcad), pertanian, peternakan, maupun bidang lainnya.

“Jadi nanti apakah melalui Komcad atau ada kegiatan yang lain, ini nanti akan dilihat berdasarkan asesmen yang nanti kita lakukan, kemudian kegiatan mereka untuk pertanian atau yang lain,” katanya.

Agus menilai sektor pertanian dapat menjadi salah satu pilihan karena masih terdapat lahan yang belum dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung ketahanan pangan.

“Saya rasa itu lebih bagus karena peran semua pihak sangat diperlukan karena banyak lahan juga yang idle yang bisa kita manfaatkan lebih produktif untuk masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Agus memastikan remisi dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI akan diberikan kepada warga binaan yang memenuhi ketentuan. Data penerima remisi masih dalam tahap finalisasi dan akan disampaikan pada 17 Agustus 2026.

Ia menjelaskan data tersebut masih dapat berubah apabila warga binaan yang sebelumnya diusulkan sebagai penerima remisi melakukan pelanggaran.

“Kalau remisi saya pastikan ada,” kata Agus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *