Mentan: Harga Beras Turun di 32 Provinsi Berkat Distribusi SPHP
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyebut harga beras mulai turun di 32 provinsi setelah pemerintah menggencarkan distribusi beras stabilitas pasokan dan harga pangan (SPHP).
“Menurut pemantauan dari satgas, di 32 provinsi sudah turun (harga). Ini pantauan dari satgas,” kata Amran dalam acara Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Sabtu (30/8).
Kenaikan harga beras terjadi sejak Juni hingga mencapai puncaknya pada Agustus di angka Rp16.197 per kg, naik dari Rp15.595 per kg pada Mei. Pemerintah kemudian menempuh langkah strategis dengan mempercepat distribusi beras SPHP.
Amran menegaskan penurunan harga beras tidak boleh merugikan petani.
“Bagaimana petani HPP-nya tetap Rp6.500 dan konsumennya mendapatkan harga yang baik, sehingga dua-duanya bahagia. Petani tersenyum, konsumen bahagia. Itu mimpi kami,” ujarnya.
Berdasarkan data Badan Pangan Nasional, pada periode 1–30 Agustus terdapat 22 provinsi yang mengalami penurunan harga beras, di antaranya Aceh, Jawa Barat, DKI Jakarta, Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, dan Nusa Tenggara Timur.

