Mentan Minta Harga Beras Segera Turun, 14 Perusahaan Oplosan Diperiksa

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman meminta harga beras di pasaran segera turun dan disesuaikan dengan kualitasnya, agar daya beli masyarakat terjaga dan harga pangan tetap stabil.

“Kami minta semua jenis beras, premium maupun medium, turunkan harga sesuai kualitasnya, titik!” kata Amran usai rapat tindak lanjut arahan Presiden soal manipulasi harga beras di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Jumat (25/7).

Amran menegaskan, jika pelaku usaha tidak mengikuti imbauan ini, pemerintah akan mengambil langkah hukum. Pemerintah memberi waktu dua minggu bagi pelaku usaha untuk menyesuaikan harga secara sukarela sebelum penindakan dilakukan.

“Kami sudah lama mengimbau turunkan harga sesuai mutu. Kalau tidak, baru ada tindakan hukum. Jadi pemerintah sudah sangat bijak,” ujarnya.

Ia menyebut harga beras premium sudah mulai turun di beberapa wilayah berdasarkan laporan Kemendagri dan kepolisian. Pemerintah berharap langkah ini bisa menjaga stabilitas harga beras sekaligus melindungi petani dan konsumen dari praktik dagang curang.

Menko Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menambahkan, perusahaan yang mencampur atau mengoplos beras dan menjualnya dengan mutu yang tidak sesuai akan ditindak tegas. “Kalau masih mau main-main, ya siap-siap saja. Sudah ada Kejaksaan Agung, Bareskrim Polri, dan Satgas Pangan,” kata Zulhas.

Saat ini, 14 perusahaan sedang diperiksa terkait beras oplosan. Pemerintah memutuskan beras oplosan tidak ditarik dari pasar, tapi harganya harus diturunkan sesuai kualitas.

Berdasarkan data Panel Harga Bapanas (Jumat, pukul 16.15 WIB), harga beras premium Rp16.119/kg, beras medium Rp14.137/kg, dan beras SPHP Rp12.582/kg.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *