Abdullah: Keberhasilan UU Polri Baru Bergantung pada Kualitas SDM
MEDIATAMA – Anggota Komisi III DPR RI Abdullah menegaskan keberhasilan pelaksanaan UU Polri yang baru sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia di tubuh kepolisian. Menurutnya, perubahan regulasi harus diikuti perubahan paradigma anggota Polri agar sejalan dengan semangat KUHP dan KUHAP baru yang menekankan kepastian hukum, keadilan substantif, profesionalisme, serta penghormatan terhadap hak warga negara.
“Ini harus didukung oleh anggota Polri yang memiliki paradigma baru, sejalan dengan semangat KUHP dan KUHAP baru yang menjunjung tinggi kepastian hukum, keadilan substantif, profesionalisme, serta penghormatan terhadap hak-hak warga negara,” kata Abdullah di Jakarta, Kamis.
Ia menjelaskan, revisi UU Polri mengatur sejumlah aspek penting, mulai dari transformasi institusi, penguatan pengawasan, netralitas dan profesionalitas, pelayanan kepada masyarakat, penugasan anggota di luar institusi, batas usia pensiun, hingga penguatan peran Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas).
Menurut Abdullah, Polri tidak hanya dituntut efektif dalam penegakan hukum, tetapi juga harus semakin terbuka terhadap pengawasan dan akuntabilitas dalam negara hukum yang demokratis.
“Polri tidak hanya dituntut mampu menegakkan hukum secara efektif, tetapi juga semakin terbuka terhadap mekanisme pengawasan dan akuntabilitas dalam negara hukum yang demokratis,” ujarnya.
Ia menambahkan, paradigma baru tersebut harus dibangun dengan kesadaran bahwa pengawasan merupakan bagian penting untuk meningkatkan kepercayaan publik. Partisipasi masyarakat melalui kritik, masukan, dan pengawasan yang konstruktif juga dinilai penting dalam mewujudkan institusi kepolisian yang modern dan profesional.
Abdullah mengatakan UU Polri yang baru turut memperkuat kewenangan Kompolnas dalam memantau proses penegakan hukum guna memastikan transparansi dan akuntabilitas.
“Saya optimistis UU Polri yang baru akan semakin memperkuat transformasi Polri sebagai institusi modern yang dekat dengan rakyat dan dipercaya masyarakat,” kata Abdullah.

